Rabu, 09 Oktober 2019

Diprediksi 3 Juta Mobil Pribadi Padati Jalur Mudik Lebaran 2017

Diprediksi 3 Juta Mobil Pribadi Padati Jalan Mudik Lebaran 2017

, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meramalkan, jumlahnya penumpang angkutan waktu Lebaran tahun ini diperkirakan naik 4,85 % dibandingkan 2016. Jumlahnya mobil pribadi alami lonjakan 18,18 % serta sepeda motor sampai 13,92 %. Tahun kemarin, mobil pribadi yang memadati jalan mudik Lebaran hampir sampai 2,5 juta unit.

Dengan perkiraan kenaikan 18,18 %, jumlahnya kendaraan pribadi yang akan lewat di jalan mudik Lebaran 2017 dapat dekati 3 juta unit. “Jumlah penumpang tahun ini diperkirakan akan alami kenaikan dari tahun awalnya, dari seputar 18 juta jadi 19 juta. Kami meramalkan kenaikan penumpang paling besar pada angkutan Lebaran tahun ini lewat udara, yakni sebesar 9,75 %,” kata Budi dalam rilisnya, Rabu, 5 April 2017.

Untuk transportasi darat, menurut Budi, Kementerian Perhubungan sudah mempersiapkan 48.790 bis, yang terdiri atas AKAP, AKDP, serta pariwisata. Jumlahnya itu naik sebesar 2.312 bis dari tahun awalnya. Sedang untuk prasarana, ada 48 terminal yang menyebar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, serta Kalimantan.

Kementerianmempersiapkan 195 kapal ro-ro di tujuh lintas, yaitu Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Bajoe-Kolaka, Tanjung Api-api-Tanjung Kelian, Kayangan-Pototano, serta Kariangau-Penajam. Disediakan juga 1.278 kapal, yaitu 26 kapal Pelni, 28 kapal ro-ro swasta, 74 kapal swasta, serta 1.049 kapal swasta jarak dekat.

Selain itu, untuk transportasi udara, kementerian mempersiapkan 526 pesawat dari 14 maskapai serta 35 lapangan terbang. Untuk tingkatkan service, Budi mengharap ada menambahkan 100-200 penerbangan. “Terutama pada rute-rute padat, contohnya Jakarta-Surabaya serta Jakarta-Denpasar,” katanya.

Diluar itu, Kementerian Perhubungan mempersiapkan transportasi perkeretaapian untuk angkutan Lebaran 2017. Ada 1.694 serangkaian kereta yang disediakan, yaitu 1.565 kereta siap operasi serta 129 kereta cadangan. Untuk prasarana, menurut Budi, ada sembilan Wilayah Operasi Kereta Api serta empat Divisi Regional Kereta Api.

Budi memberikan tambahan, untuk memberi dukungan kelancaran operasi angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan akan membuat posko angkutan Lebaran nasional semenjak H-10 sampai H+15, atau pada 15 Juni-11 Juli 2017. Pengamatan dikerjakan di semua bidang angkutan, mulai angkutan darat, laut, udara, sampai perkeretaapian, tuturnya.

ANGELINA ANJAR SAWITRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar