Kamis, 14 November 2019

Inilah Kementerian Penerima SBSN 22 T untuk Infrastruktur 2018

Inilah Kementerian Penerima SBSN 22 T untuk Infrastruktur 2018

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengendalian Pembiayaan serta Efek Kementerian Keuangan akan keluarkan Surat Bernilai Syariah Negara (SBSN) sejumlah Rp 22,53 triliun. Sukuk negara itu akan mengongkosi 587 project infrastruktur pada tahun kedepan.

Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pengendalian Pembiayaan serta Efek Kementerian Keuangan Suminto menjelaskan sukuk negara 2018 alami penambahan dibandingkan 2017, yang sebesar Rp 16,65 triliun.

""Demikian pula jumlahnya kementerian serta instansi pencetus project alami penambahan dari tiga jadi tujuh,"" katanya di gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 22 Desember 2017.

Suminto menjelaskan kementerian serta instansi sebagai pencetus project infrastruktur lewat SBSN ialah Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Analisa, Tehnologi, serta Perguruan Tinggi, Kementerian Lingkungan Tidak mati serta Kehutanan, Instansi Pengetahuan Pengetahuan Indonesia, dan Tubuh Standardisasi Nasional. ""Awalnya hanya Kementerian Agama, Kementerian PUPR, serta Kementerian Perhubungan,"" katanya.

Rinciannya, untuk Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan akan terima Rp 7 triliun untuk mengongkosi project infrastruktur perkeretaapian. Seterusnya Rp 7,5 triliun untuk mengongkosi 101 project infrastruktur jalan serta jembatan Ditjen Bina Marga.

""Diluar itu, 144 project infrastruktur pengaturan banjir serta lahar, pengendalian bendungan serta embung, dan pengendalian drainase penting perkotaan pada Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR sebesar Rp 5,28 triliun,"" katanya.

Untuk delapan project embarkasi haji, Ditjen Pengendalian Haji serta Umrah Kementerian Agama terima SBSN sejumlah Rp 350 miliar. Untuk pembangunan fasilitas serta sarana gedung 34 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri serta 32 madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama terima Rp 1,5 triliun. ""Sekitar 245 project pembangunan serta rehabilitasi gedung balai nikah serta manasik haji di Ditjen Tuntunan Warga Islam Kementerian Agama sejumlah Rp 355 miliar,"" tutur Suminto.

Seterusnya, Suminto menjelaskan, tiga project pembangunan taman nasional di Kementerian Lingkungan Tidak mati serta Kehutanan terima Rp 51 miliar dana SBSN. Diluar itu, katanya, untuk dua project peningkatan gedung perguruan tinggi, Kementerian Analisa terima Rp 315 miliar. ""Satu project peningkatan laboratorium di Tubuh Standardisasi Nasional terima Rp 50 miliar dan dua project pembangunan laboratorium Instansi Pengetahuan Pengetahuan Indonesia terima Rp 120 miliar,"" katanya.

Pada tahun budget 2018, jumlahnya project infrastruktur yang akan didanai SBSN sejumlah 587 project, yang menyebar di 34 propinsi di Indonesia.

"